Dolan PAUD Jadi Ruang Serap Aspirasi, Bunda PAUD Pekalongan Tekankan Peran Orang Tua

Jumat, 21 Agustus 2026 KB Rainbow Preschool, Setono
Kunjungan Dolan PAUD Bunda PAUD Kota Pekalongan di KB Rainbow Preschool Setono

Kota Pekalongan – Program Dolan PAUD kembali menjadi sarana Bunda PAUD Kota Pekalongan Hj. Inggit Soraya, S.Sn., M.M. untuk melihat secara langsung proses pendidikan anak usia dini sekaligus mendengarkan berbagai masukan dari satuan pendidikan. Kali ini, kunjungan dilakukan ke KB Rainbow Preschool, Setono, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya diisi dengan interaksi bersama anak-anak. Tim Dolan PAUD juga melaksanakan kegiatan sosiodrama serta membuka sesi wadul untuk mendengar berbagai kondisi dan persoalan yang berkaitan dengan penyelenggaraan PAUD.

Dalam kesempatan itu, Inggit kembali mengingatkan pentingnya memperluas pemahaman masyarakat mengenai program Wajib PAUD 1 Tahun. Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama orang tua yang memiliki peran penting dalam menentukan pendidikan anak.

Ia menilai sosialisasi tidak cukup hanya dilakukan kepada pendidik atau pengelola PAUD. Orang tua juga perlu mendapatkan pemahaman yang memadai agar semakin menyadari bahwa pendidikan pada usia dini merupakan bagian penting dari proses tumbuh kembang anak.

“Harapannya, pola pikir masyarakat semakin terbuka bahwa pendidikan PAUD itu penting. Karena itu, sosialisasi tidak hanya kepada pendidik, tetapi juga kepada orang tua agar mereka memahami pentingnya memberikan pendidikan terbaik bagi anak sejak usia dini,” tutur Inggit.

Selain persoalan pemahaman mengenai PAUD, dalam kegiatan tersebut turut disoroti keberlanjutan pendidikan anak setelah mengikuti layanan pada jenjang Kelompok Bermain maupun Taman Kanak-kanak. Kondisi tersebut menjadi perhatian agar anak dapat memperoleh layanan pendidikan secara berkesinambungan sesuai dengan tahap perkembangannya.

Inggit juga mengajak para orang tua untuk lebih tertib dalam memenuhi administrasi pendidikan. Menurutnya, perhatian orang tua terhadap kewajiban tersebut merupakan salah satu bentuk penghargaan terhadap para guru yang telah memberikan pendidikan dan pendampingan kepada anak.

“Harapannya kepada masyarakat dan orang tua, mari bersama-sama memberikan penghargaan kepada guru-guru yang sudah mendidik anak-anak kita, salah satunya dengan tertib dalam administrasi setiap bulan,” ujarnya.

Tidak hanya dari sisi penyelenggaraan pendidikan, kesejahteraan pendidik PAUD juga menjadi perhatian. Inggit menyampaikan bahwa pemerintah masih berupaya mendorong peningkatan kesejahteraan guru PAUD, sementara dukungan masyarakat juga dibutuhkan melalui penghargaan terhadap profesi dan pengabdian para pendidik.

“Kami juga masih terus berjuang agar kesejahteraan guru-guru PAUD bisa semakin baik. Namun, dukungan masyarakat juga penting, salah satunya dengan menghargai jasa dan peran guru yang telah mendidik anak-anak kita,” pungkasnya.

Melalui kunjungan Dolan PAUD, Bunda PAUD Kota Pekalongan berharap komunikasi antara pemerintah, satuan pendidikan, pendidik, dan orang tua dapat terus terbangun. Berbagai masukan yang diperoleh dari lapangan menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat layanan pendidikan anak usia dini di Kota Pekalongan.

Kredit Tim

  • Penulis : Mazda Ghazali Hidayat
  • Tim Liputan : Mazda Ghazali Hidayat, Fara Azahra