Kota Pekalongan – Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kota Pekalongan, Inggit Soraya, S.Sn., M.M., menghadiri kegiatan Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)-PGRI Kecamatan Pekalongan Timur bersama Mako Brimob Batalyon B Pekalongan, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Mako Brimob Batalyon B Pekalongan tersebut mengusung tema “Perkuat Sinergi dan Kolaborasi, Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Rangkaian kegiatan diisi dengan pembukaan, senam bersama, serta kunjungan ke TK Kemala Bhayangkari 21 Pekalongan.
Inggit mengapresiasi inisiatif IGTKI-PGRI Kecamatan Pekalongan Timur yang menggandeng jajaran Brimob dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga dapat menjadi sarana membangun kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini.
Ia menilai kegiatan bersama seperti tersebut memiliki nilai lebih karena tidak hanya berorientasi pada perlombaan atau kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan antarpihak yang terlibat.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada IGTKI Kecamatan Pekalongan Timur yang sudah menginisiasi kegiatan ini dan bersinergi serta berkolaborasi dengan Brimob. Kita tidak hanya memandang perlombaannya, tetapi juga kebersamaan dan persaudaraan yang terbangun,” ujar Inggit.
Usai mengikuti rangkaian kegiatan di Mako Brimob, Inggit melanjutkan agenda dengan mengunjungi TK Kemala Bhayangkari 21 Pekalongan. Dalam kunjungan tersebut, ia melihat secara langsung kondisi sarana dan kegiatan pembelajaran di lingkungan sekolah.
Berdasarkan keterangan pihak sekolah, TK Kemala Bhayangkari 21 saat ini memiliki dua ruang kelas dengan jumlah peserta didik sekitar 30 anak. Dalam kesempatan tersebut, turut dibahas upaya pengembangan sarana pendukung pendidikan, termasuk revitalisasi Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan penyediaan Alat Permainan Edukatif.
Inggit berharap dukungan terhadap sarana pendidikan anak usia dini dapat terus dikembangkan sehingga lingkungan belajar menjadi semakin nyaman dan menarik bagi peserta didik. Ia juga mendorong agar sekolah dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan sehingga semakin mendapat kepercayaan masyarakat.
“Harapannya ke depan ini juga mendapatkan perhatian dari dunia pendidikan dan bisa menarik masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya di TK,” ungkap Inggit.
Sementara itu, pihak TK Kemala Bhayangkari 21 menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan terhadap pengembangan sarana pendidikan di sekolah tersebut. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu sekolah meningkatkan kualitas pembelajaran serta memberikan lingkungan yang lebih baik bagi anak-anak.
Inggit menegaskan bahwa sinergi yang telah terbangun antara IGTKI-PGRI, Brimob, dan pihak terkait diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tersebut. Kolaborasi serupa dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan positif, khususnya yang memberikan manfaat bagi pendidikan dan masyarakat Kota Pekalongan.
“Semoga kegiatan sinergi ini tidak berhenti di sini saja, tetapi nanti bisa terus bersinergi untuk kegiatan-kegiatan positif lainnya,” pungkasnya.